Mengoleskan pelembap tampaknya seperti langkah skincare yang sangat sepele. Cukup ratakan ke seluruh wajah, lalu selesai. Namun, pernahkah kamu merasa pelembap yang kamu gunakan justru terasa tebal di wajah, bikin kulit makin mengilap, atau malah memicu beruntusan dan komedo baru?
Jika hal tersebut sering terjadi, masalah utamanya biasanya bukan pada produknya, melainkan pada kesalahan teknik pengaplikasian.
Mengetahui cara pakai moisturizer yang tepat sangat krusial agar nutrisi pelembap dapat terserap sempurna ke lapisan kulit tanpa meninggalkan residu yang merugikan. Yuk, simak panduan teknisnya berikut ini!
Panduan Singkat Mengoleskan Moisturizer
| Parameter | Aturan Ideal | Dampak Jika Salah |
| Kondisi Kulit | Lembap (Damp Skin), bukan basah kuyup/kering kerontang. | Penguapan air lebih cepat / pelembap susah menyerap. |
| Takaran | Seukuran biji jagung / 1 ruas jari. | Pori-pori tersumbat (terlalu banyak) atau kulit tetap kering (terlalu sedikit). |
| Arah Aplikator | Usap lembut ke arah atas & tepuk pelan (patting). | Memicu kendur prematur & timbul pilling/gumpalan. |
| Waktu Pemakaian | 2 kali sehari (Pagi & Malam setelah serum). | Skin barrier mudah rusak dan dehidrasi. |
Langkah-Langkah Cara Pakai Moisturizer yang Benar
- Pastikan Tangan dalam Keadaan Bersih
Selalu cuci tangan menggunakan sabun sebelum menyentuh wajah. Mengambil pelembap dari kemasan pot dengan tangan kotor dapat memindahkan bakteri ke dalam produk dan memicu timbulnya jerawat. - Aplikasikan Saat Kulit Masih Agak Lembap (Damp Skin)
Waktu terbaik mengoleskan pelembap adalah sekitar 30–60 detik setelah pemakaian toner atau serum, saat kulit masih terasa agak basah atau kenyal. Kulit yang lembap bekerja seperti spons yang siap menyerap nutrisi pelembap lebih cepat. - Gunakan Takaran yang Pas (Seukuran Biji Jagung)
Jangan terlalu boros. Untuk seluruh wajah dan leher, takaran seukuran biji jagung (atau satu titik di dahi, kedua pipi, hidung, dan dagu) sudah sangat cukup. Mengoleskan pelembap terlalu tebal hanya akan menumpuk di permukaan kulit dan memicu komedo. - Ratakan dengan Gerakan Menepuk & Mengusap ke Atas
Ratikan pelembap menggunakan ujung jari dengan gerakan melingkar yang lembut ke arah luar dan atas wajah. Akhiri dengan menepuk-nepuk lembut (patting) seluruh area wajah agar produk semakin menyerap ke dalam epidermis. - Jangan Lupakan Area Leher
Kulit leher memiliki lapisan yang tipis dan mudah mengalami penuaan dini. Selalu usapkan sisa pelembap di jemarimu ke arah leher dengan gerakan mengusap ke atas.
✨ Spesial Hari Ini ✨
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan Pelembap
- Menggosok Kulit Terlalu Keras: Memicu peradangan halus dan merusak pertahanan skin barrier alami kulit.
- Menimpa Sunscreen Tanpa Jeda: Menimpa pelembap yang masih basah dengan sunscreen dapat memicu efek pilling (skincare menggumpal seperti daki).
- Sengaja Melewatkan Pelembap pada Kulit Berminyak: Kebiasaan ini justru berisiko memicu fenomena kulit dehidrasi tapi berminyak akibat dehidrasi rebound.
Memahami cara pakai moisturizer yang tepat akan membuat investasi skincare-mu tidak terbuang sia-sia. Selain teknik yang benar, pilihlah pelembap dengan tekstur emulsi yang mudah meresap dan tidak menyumbat pori-pori.
AY’S ON YOU Glass Skin Moisturizer diformulasikan khusus dengan tekstur water-gel yang ringan. Kandungan go-VC, Tranexamic Acid, dan Alpha Arbutin-nya mudah meresap dalam hitungan detik tanpa rasa lengket, menjaga kulit tetap lembap, cerah, dan terlindungi sepanjang hari! Untuk memastikan keamanan produk pada kulit berminyak, kamu juga bisa membaca penjelasan mengenai bolehkah kulit berminyak tidak pakai moisturizer.

















01 Comment